Sukses Digelar! Launching dan Bedah Buku Jago Cash Flow di Institut SEBI Disambut Antusias Peserta
DEPOK, 24 April 2026 – Memahami manajemen keuangan bisnis, khususnya manajemen arus kas (cash flow), tidak lagi sekadar menjadi tuntutan bagi para CEO korporasi besar, melainkan telah menjadi kebutuhan fundamental bagi startup, pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), hingga kalangan akademisi dan mahasiswa yang bersiap terjun ke dunia wirausaha.
Menjawab urgensi tersebut, Institut SEBI sukses menyelenggarakan acara kolosal bertajuk “Launching & Bedah Buku Jago Cash Flow: Panduan Praktis Mengelola Arus Kas Bisnis” pada hari Jum’at, 24 April 2026. Bertempat di SEBI Hall yang megah, acara ini berlangsung meriah dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.
Acara peluncuran buku yang sangat dinanti ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Institut SEBI, SEBI Social Fund, SEBI Press, SEBI Entrepreneur Community (SEC), dan organisasi perempuan Salimah. Kehadiran berbagai elemen penting ini menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan literasi keuangan bisnis, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Apresiasi dari Jajaran Pimpinan Institut SEBI
Acara dibuka dengan penuh khidmat dan semangat. Sedianya, sambutan utama akan disampaikan langsung oleh Rektor Institut SEBI, Bapak Sigit Pramono, Ph.D, CA, CPA. Namun, karena satu dan lain hal, beliau diwakili oleh Bapak Abdi Triyanto, SEI, M.E.Sy, selaku Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Institut SEBI.
Dalam sambutannya, Bapak Abdi Triyanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terbitnya Buku Jago Cash Flow. Beliau menyoroti betapa bangganya institusi melihat salah satu alumni IAI SEBI, yaitu Untung Kasirin, berhasil melahirkan karya literasi yang sangat aplikatif dan menjadi solusi atas permasalahan nyata yang dihadapi para pengusaha di lapangan.
“Buku ini bukan sekadar teori akuntansi di atas kertas. Ini adalah intisari dari pengalaman lapangan yang disajikan dengan bahasa yang sangat membumi. Harapannya, mahasiswa kami tidak hanya cakap secara teori, tetapi juga paham betul bagaimana realitas ‘darah’ bisnis itu mengalir dalam wujud cash flow,” ujar beliau di hadapan ratusan peserta yang memadati aula.
Sambutan tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya Ceremony Launching Buku Jago Cash Flow, di mana karya ini secara resmi diperkenalkan kepada publik akademis dan praktisi bisnis Indonesia.
Talk Show Bedah Buku: Mengupas Akar Masalah “Profit Semu”

Setelah prosesi peluncuran resmi selesai, antusiasme peserta semakin memuncak ketika acara memasuki sesi inti: Talk Show Bedah Buku.
Sesi ini dipandu secara interaktif dan dinamis oleh Mas Dafa, mahasiswa berprestasi dari jurusan Manajemen Bisnis Syariah yang juga menjabat sebagai Ketua SEBI Entrepreneur Community (SEC). Sebagai moderator, Mas Dafa berhasil memantik diskusi yang tajam dan relevan dengan realitas bisnis anak muda masa kini.
Di atas panggung, Untung Kasirin sang penulis buku memaparkan secara gamblang mengapa banyak pengusaha pemula sering kali terjebak dalam euforia penjualan. Beliau membedah salah satu bab krusial dalam bukunya yang membahas perbedaan profit dan cash flow.
“Banyak startup dan bisnis UKM yang laporan laba ruginya terlihat sangat cantik. Omzet ratusan juta, profit puluhan juta. Tapi anehnya, ketika waktunya membayar gaji karyawan atau melunasi tagihan supplier, uang kasnya tidak ada. Inilah yang saya sebut sebagai jebakan profit semu,” jelas Untung Kasirin.
Beliau juga membagikan berbagai strategi praktis, mulai dari cara menagih piutang klien tanpa merusak hubungan, cara menyusun laporan arus kas sederhana, hingga pentingnya memisahkan uang pribadi dan uang perusahaan—sebuah kesalahan klasik yang paling sering membunuh bisnis di tahun-tahun pertama.
Penjelasan yang lugas tanpa jargon akuntansi yang njelimet membuat peserta yang didominasi oleh mahasiswa S1, mahasiswa pascasarjana (S2), dan peserta dari kalangan umum ini tampak serius menyimak dan mencatat insight penting tersebut.
Antusiasme Peserta dan Sesi Tanya Jawab yang Panas
Keberhasilan sebuah acara bedah buku sering kali diukur dari seberapa hidup sesi tanya jawabnya. Dan sesi tanya jawab di SEBI Hall pagi itu berlangsung sangat seru!
Berbagai pertanyaan kritis bermunculan dari bangku peserta. Salah satunya datang dari Ibu Laily Utsman, yang baru saja menyelesaikan studi S2-nya. Beliau bertanya secara tajam mengenai bagaimana standar ideal alokasi persentase dalam pengelolaan cash flow untuk pos operasional, investasi, dan pos-pos pengeluaran lainnya agar bisnis tetap stabil.
Selain itu, antusiasme juga datang dari kalangan mahasiswa S1 yang melontarkan pertanyaan mendasar namun sangat krusial tentang parameter diagnosis bisnis: “Bagaimana cara mengidentifikasi dengan cepat apakah cash flow bisnis yang kita jalankan saat ini masuk dalam kategori sehat atau justru sedang sakit?”
Untung Kasirin menjawab setiap pertanyaan dengan lugas, berbasis studi kasus nyata, dan senantiasa merujuk kembali pada framework (kerangka kerja) penyelesaian masalah yang sudah tertulis rapi di dalam Buku Jago Cash Flow.
Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme yang luar biasa, panitia telah menyiapkan doorprize eksklusif. Tiga orang penanya terbaik dan paling kritis berhak membawa pulang masing-masing 1 eksemplar Buku Jago Cash Flow secara GRATIS! Senyum semringah pun terpancar dari ketiga pemenang saat menerima buku yang langsung ditandatangani oleh sang penulis.
Penutup: Sinergi untuk Melahirkan Pengusaha Jago Kas
Rangkaian acara Launching dan Bedah Buku Jago Cash Flow selama dua jam tersebut terasa berjalan sangat cepat. Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan pihak rektorat (diwakili Ketua Prodi), penulis, moderator, perwakilan dari SEBI Social Fund, SEBI Press, Salimah, serta seluruh peserta yang hadir dengan kompak mengangkat buku dan memberikan senyum terbaik mereka.
Kesuksesan acara ini membuktikan bahwa kesadaran akan pentingnya belajar keuangan bisnis, khususnya manajemen arus kas, semakin meningkat di kalangan generasi muda dan pelaku UKM.
Institut SEBI telah mengambil langkah nyata dengan mendukung ekosistem literasi keuangan melalui acara bedah buku ini. Harapannya, ilmu yang dibagikan tidak hanya berhenti di catatan buku tulis, melainkan dipraktikkan langsung untuk membangun bisnis yang tahan banting, menguntungkan, dan tentunya memiliki cash flow yang sehat.
Bagi Anda yang tidak sempat hadir dalam acara peluncuran ini, jangan khawatir. Anda masih bisa mendapatkan intisari ilmu memutar arus kas agar bisnis tidak bangkrut dengan membaca bukunya secara langsung.
👉 Dapatkan Buku Jago Cash Flow Sekarang dan Mulai Transformasi Keuangan Bisnis Anda!